Febi Fitrian, pesawat latih TNI AU hilang di sekitar Gunung Salak

meneruskan info dari didik wicaksono, tn 12-info dari gamma tn 8=

Bang Febi Fitrian, TN6, TNI AU, tadi pagi take-off sekitar jam 10 dari Halim dgn pesawat latih berawak 15 org utk pengecekan kamera baru. Bahan bakar yg dibawa hanya cukup utk penerbangan 4 jam. Namun, sampe saat ini, pukul 17.00 WIB, belum ada tanda-tanda pesawat tsb sudah landing.

Kontak terakhir pesawat dgn Pondok Cabe sekitar siang. Diperkirakan hilang di sekitar Gunung Salak. Sudah ada tim pencari dari udara, namun karena kondisi kabut, pencarian dari udara telah dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi.

Untuk sekarang dilanjutkan dengan pencarian oleh tim di darat ke daerah Gunung Salak.  Mohon doa dari seluruh Ikastarans utk keselamatan dari seluruh awak pesawat tersebut, khususnya Abang Alumni Febi Fitrian..  Atas perhatian dan doanya,saya ucapkan terimakasih.

update 18:00:

(Sigit Sasongko via sms: ntar bro, gw masi kordinasi sama skuadronnya pebol),

(bang David Ratadhi TN 3 via sms: info dari penduduk sekitar, ada pesawat yang meledak di sekitar gunung salak. Henry, lettu, tn9).

update 18:30 :

(Sigit Sasongko, TN 6, Paskhas, via milis :malam ini pencarian di tunda sampai besok pagi…coz dah gelap dan tidak memungkinkan dilanjutkan malam ini…besok pagi baru lanjut pencarian…
info crew…
Mayor Pnb Ardjie, Kapten Pnb Agung, Lettu Pnb Feby (Phebol)…beserta crew cassa dan crew foto udara…
pesawat yang digunakan cassa…sejenis peswat angkut ringan….yang biasa buat foto udara)

cassa yang hilang

Update 20:22:

(Lettu Sigit Sasongko, via milis= ndiiii itu pesawat padahal mau gua tumpangi buat terjun hari minggu tanggal 29 februari di sidoarjo….)

update 20:32:

(Lettu Alradix Djansena, via milis= Info terakhir masih dicari tim polsek, korem dan SAR lanud ATS…
Belum ada perkembangan. .-bos yang lagi piket😛 )

Sampai saat ini kami seluruh tarnus6 masih menunggu update dari berita ini, atas segala doanya kami ucapkan terima kasih. Tautan terkait:

berita di kompas.com

friendster Febi Fitrian (Pebol)

febi fitrian, foto national defence academy

berita di detik

update berita pesawat ditemukan, detik.com

update (21:45) kompas.com

Pesawat Cassa TNI AU Dipiloti Mayor Ardijanto

Pesawat Cassa NC212M-200 TNI AU yang dilaporkan hilang di antara Rumpin dan Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat, dikemudikan oleh Mayor (Pnb) Ardijanto dengan co-pilot Kapten (Pnb) Agung Priandoko. Demikian keterangan yang dihimpun Kompas.com dari sejumlah sumber di Jakarta, Kamis (26/6) malam.

Suara Ledakan Dahului Jatuhnya Pesawat Cassa TNI-AU

Pesawat milik TNI AU jenis Cassa CN 212 yang jatuh di sekitar Gunung Salak dilaporkan didahului oleh suara gemuruh dan ledakan sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi. “Mereka mendengar suara gemuruh dan ledakan sekitar pukul 11.00,” jelas Kapolsek Ciomas AKP Suryo Purnomo tentang keterangan yang didapatnya dari warga Kampung Sinarsari, Desa Curug Nangka, Ciomas.

“Kalau memang ada pesawat yang menabrak gunung, suaranya pasti sangat besar dan kemungkinan besar terdengar sampai Curug Nangka juga,” katanya. Suryo Purnomo menerangkan ia bersama anggotanya dan masyarakat bergerak ke Gunung Salak untuk melakukan pencarian pada pukul 20.30 WIB malam ini.

“Informasi ada pesawat jatuh kami terima dari masyarakat sekitar pukul 17.00. Saya juga tadi sore dapat konfirmasi dari pihak TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Lanud  Atang Senjaya bahwa pesawat TNI AU yang tengah melakukan pemotretan udara yang belum kembali,” katanya. Laporan yang dihimpun oleh KOMPAS.COM menyebutkan pesawat tersebut dikemudikan oleh Mayor (Pnb) Ardijanto dengan co-pilot Kapten (Pnb) Agung Priandoko

update 22:53, kompas.com

Pesawat Casa yang Hilang Belum Ditemukan

Sampai berita ini diturunkan, pesawat Casa NC212-200 milik TNI AU yang hilang di sekitar Rumpin, Bogor masih belum ditemukan. Petugas gabungan dari Kepolisian, Koramil, Dinas Perhutani, dan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak masih berada di lapangan, menyisir lereng Gunung Salak.

“Semua masih di lapangan. Belum ada laporan perkembangan,” ujar Kapolres Bogor, Suntana saat dihubungi lewat ponselnya. Lokasi yang dijangkau medannya sulit dan tak terjangkau jaringan telepon. Hingga malam ini belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI AU terkait hilangnya pesawat tersebut meskipun informasi di lapangan telah tersebar.

chatlog by ym dengan gamma, tn8 (11:50)=

source: pebol udah ada kbr lagi??
Gamma Riantori: blm bang
source: ok2, thanks kemaren infonya yah
Gamma Riantori: yg pasti, pagi ini pencarian udara dimulai lagi
Gamma Riantori: ada tiga heli
source: great!
Gamma Riantori: td mlm itu kendala medan
Gamma Riantori: 6 km hutan lebat
source: tp isu meledak itu, bener?
Gamma Riantori: pdhl udah bawa penduduk setempat
Gamma Riantori: meledak itu atas laporan warga
Gamma Riantori: pesawat sempet masuk ke awan/kabut, trus ada ledakan pas di dalam, mgkn nabrak gunung krn ketutup kabut
source: kemungkinan selamat tipis ya?
Gamma Riantori: bang, gw jumatan dulu ya
source: oh, ok2

opini penulis =

Tadi setelah jum’atan saya memanjatkan doa khusus untuk rekan Phebol. “Pheb, dimanapun kamu berada, semoga Allah memberikan yang terbaik buat kamu….”

Sampai saat berita ini saya tulis, belum ada kejelasan mengenai kabar pesawat dan Phebol, kami masih menunggu perkembangan terakhir dari kawan-kawan TNI AU, jujur, saya benci jika besok saya harus menulis artikel lagi dengan judul, “selamat jalan, sahabat…..”.

andie wicaksono, admin.

thanks buat semua temen2 atas update nya:

update (jumat, 26-06-08, 17:35)

profil Febi Fitrian di detik.com

kompas.com Pesawat Ditemukan Dalam Kondisi Hancur

Bangkai pesawat CASA 212-200 yang hilang sejak Kamis (26/6) ditemukan dalam kondisi hancur berantakan di sebuah lembah yang diapit tebing terjal di Kampung Pasir Gaok, Desa Gunung Malang, Kecamatan Cihampea, Bogor. Menurut copilot heli Bolcow yang meninjau lokasi runtuhan pesawat CASA pada pukul 16.45 WIB, kondisi di lokasi tidak memungkinkan dipakai untuk pendaratan helikopter. Selain karena medannya sangat curam, lokasi jatuhnya juga ditutupi pohon-pohon. Namun dari helikopter terlihat serpihan-serpihan pesawat dan juga potongan tubuh manusia.

kontak telp dengan rekan Abimanyu, info dari Lettu Alradix (Jumat, 26-06-08,18:00):

“Bangkai pesawat sudah ditemukan, ditempat tersebut juga ditemukan 12 dari 16 mayat yang sampai sekarang belum dapat di identifikasi”, saat ini jenazah para korban masih dalam proses evakuasi karena hari sudah menjelang malam di tempat kejadian.”

update kompas.com (Jumat, 26-06-08,18:00): Korban Kecelakaan Casa Segera Dievakuasi

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya I Gusti Made Oka di Bogor, Jumat menyatakan, kondisi penumpang belum dapat dipastikan apakah seluruh korban tewas atau tidak karena tim SAR udara masih kesulitan untuk menjangkau lokasi jatuhnya pesawat. Pesawat Casa N212-100 yang bermarkas di Skadron 4 Pangkalan Udara Abdulrahman Saleh, Jawa Timur, merupakan pesawat angkut ringan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pemotretan dan survey udara.
Pesawat bernomor registrasi A2106 pada Kamis (26/6) sekitar pukul 9.23 WIB berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma menuju Bogor dengan misi pelatihan terhadap penggunaan kamera digital udara yang baru.
Pada pukul 10.38 WIB, pesawat Casa itu hilang dari radar Popunas dan melakukan kontak terakhir dengan menara pengawas Pondok Cabe pada pukul 10.50 WIB saat menuju Bogor.
Pada pukul 11.10 WIB, pesawat sudah tidak bisa dihubungi oleh petugas menara pengawas di Pangkalan Udara Atang Senjaya Bogor.

Daftar seluruh penumpang (18 orang):
Mayor Pnb Arjiyanto (Kapten pilot)
Kapten Pnb Agung (co pilot)
Lettu Pnb Feby Fitrian
Lettu Tek Bambang Trianto
Pelda Agus Riyanto
Kolonel Al Jafara
Kolonel Suharsono
Letkol Wahyu Hidayat
Letkol Supriyadi
Mayor Ika
Kapten Doni Wicaksono
Lettu S Ronal
Gatot Purnomo
Saputra Sinaga
Amy Muharam
Mahendra Kumar (India)
Kwong Ping Anthony (Inggris)
Tan Hong King (Singapura).

kompas.com (Jumat 26-06-08, 23:38) Mabes TNI AU: Casa tak Kelebihan Beban

Mabes TNI Angkatan Udara menyatakan, pesawat Casa C212-100 yang jatuh di kaki Gunung Salak Kamis (26/6), tidak kelebihan beban. Pesawat Casa seri C212-100 yang merupakan pesawat angkut ringan yang bermarkas di Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdurahman Saleh (ABD) Malang, dirancang untuk 12 penumpang. Sedangkan pesawat Casa yang jatuh di Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Bogor, tersebut mengangkut18 penumpang (hmm..???)

kompas.com (Jumat 26-06-08, 23:58) TNI AU Segera Selidiki Penyebab Jatuhnya Casa

Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabes TNI AU) segera menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Cassa C212-100 milik TNI AU yang ditemukan di hutan Tegal Lilin di lereng Gunung Salak, Desa Cibitung, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jumat sore. Menurut dia, secara umum ada lima penyebab kecelakaan pesawat udara meliputi, faktor manusia, faktor materiil (kondisi pesawat), faktor media (kondisi cuaca), faktor manajemen (kondisi operasional), dan faktor misi (kesesuaian tugas). Namun, Wayan tidak bersedia memprakirakan kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat Cassa bernomor registrasi A2106 tersebut

Korban Casa Diduga tak Ada yang Hidup

Korban pesawat Cassa 212 bernomor A-2016 yang jatuh di tepi tebing kaki Gunung Salak diperkirakan tidak ada yang hidup. Sebab pesawat diduga meledak terlebih dulu sebelum akhirnya jatuh berkeping-keping ke tanah.

Sebelum Jatuh, Roda C-212 Menabrak Pohon

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya I Gusti Made Oka mengatakan kecelakaan pesawat CASA 212 dimulai ketika roda menabrak pohon dan pesawat oleng. “Pesawat menabrak pohon lagi, akhirnya menabrak tebing dan jatuh, meledak. Itulah penyebab kecelakaan. Hal ini dibuktikan dengan roda pesawat sama bangku pesawat masih menyangkut di pohon. Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban CASA 212 (sebanyak 18 jenazah) telah ditemukan. Menurut Tim SAR, rata-rata wajah korban dikenali. Khusus untuk korban dari TNI AU lebih mudah dikenali karena baju seragam masih melekat serta nama yang tertera di baju seragam.

.

.

19 Responses to Febi Fitrian, pesawat latih TNI AU hilang di sekitar Gunung Salak

  1. Trisna mengatakan:

    aduh, sedih banget, untuk Febi Fitrian… semoga dikau ditemukan dalam keadaan sehat wal afiat… hanya TUhan yang mampu… … … dan untuk keluarga yang ditinggalkan (sementara) semoga diberikan kekuatan yah…

    wish the best for febi and his family…

  2. Leo Lintang mengatakan:

    Sahabatku Febi…

    Semoga dirimu diketemukan dalam keadaan selamat..

  3. andieaw mengatakan:

    bro n sista tolong kalo ada update segera diberitahukan okay, pm sy di ym=andie_aw

  4. arif pringgada mengatakan:

    saya teman smp febi,
    saya cukup dekat dengannya
    shock juga denger kabar ini
    mudah2 an selamat tuk febi
    mudah2 an semuanya akan baik2 saja

    amiin ya rabb…

    salam

    arif

  5. jagra mengatakan:

    smoga semua kru, dan khususnya bang Febi mendapatkan perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT. Aamiin..

  6. Andi mengatakan:

    Semoga pesawatnya segera ditemukan dan Febi semoga tetap dalam lindungan Allah swt.

  7. Dian Saputra mengatakan:

    Semoga Allah selalu memberikan apa yg terbaik buat mu bro, dan semoga Allah selalu memberikan kekuatan pada kita untuk menerima apapun yg terbaik menurut Allah.

  8. piyut mengatakan:

    Semoga selamat!

  9. sukar mengatakan:

    phebol…dulu qta kan pernaha makan kudapan 1 graha,gara2 telat ngambil kudapan….
    smoga kamu selamat…trus qta ke TN…makan kudapan lagi ya….

  10. Moh Arif Widarto mengatakan:

    Semoga seluruh kru dan penumpang pesawat tersebut diberi keselamatan. Amin.

  11. khaidar mengatakan:

    mudah2an semuanya akan baik2 saja… amien…

  12. Andi mengatakan:

    Detik.com 27/06/2008 15:38

    Pencarian Casa di Gunung Gede Pangrango Nihil.
    Details: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/27/time/153831/idnews/963547/idkanal/10

  13. Prasetyo Hadi mengatakan:

    Peb..selamat jalan..kau telah tunaikan tugasmu dengan mulia..semoga semangat dan pengabdianmu menginspirasi kami semua..Amien

  14. Pebol,
    dulu kita sama-sama tertawa. Dulu kita sama-sama merajut impian. Dulu kita sama-sama muda. Meneriakkan kata-kata korsa dan saling mendukung menjadi yang terbaik. Berbasuh peluh berdiri tegap dengan bangga. Menepuk dada dalam membuktikan diri.

    Tapi, saat ini..
    hanya aku yang bersedih. Sendirian. Karena engkau sudah tak menemani kami lagi…

  15. yusuf nugroho mengatakan:

    airmataku menitik bro…
    kamu kebanggaan kami semua..
    ternyata Tuhan memberikan jalan terbaik
    yang kadang berat kita terima….
    selamat jalan bro….
    di kehidupan abadi
    hikzzzz…..

  16. Parlin mengatakan:

    ini korban kecelekaan pesawat kedua untuk angkatan6. Waktu denger beritanya, langsung lemes dan rasanya sedih dan mau marah…sepertinya terlalu gampang kalau cuma bilang semua ini takdir, dan tidak ada perubahaan apa2. semoga ini bukan cuma jadi berita tapi juga bisa menjadi pemicu untuk terjadinya perubahaan, sehingga kita gak lagi denger berita seperti ini…

  17. andie wicaksono mengatakan:

    (by admin) artikel terpanjang yang pernah saya post dan update di blog manapun! Thanks to Sigit, Alradix, Manyu, Gamma, dan nama2 lain yang tidak tercantum, atas informasinya. berita selanjutnya silakan dibaca di post berikut=
    https://tarnus6.wordpress.com/2008/06/26/febi-fitrian-pesawat-latih-tni-au-hilang-di-sekitar-gunung-salak/

  18. Ping-balik: Hasil Pemilihan Ketua Ikastara Periode 2008-2011 « Website Taruna Nusantara Angkatan 6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: