Penuturan Lettu Alradix dan Testimonial keluarga alm. Febi Fitrian

Pembaca, berikut kami sampaikan penuturan langsung beserta seluruh foto-foto dari rekan Lettu Alradix Djansena, perwira TNI AU yang bertugas di Cirebon untuk menghadiri jalannya prosesi pemakaman rekan kita alm. Lettu Febi Fitrian, perwira TNI AU yang gugur dalam tugas saat melakukan misi foto udara dengan menggunakan pesawat casa 212-200 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor.

Penuturan ini kami copy langsung dari email dan comment beliau di milis dan blog tarnus6 :

Maaf baru  bisa muncul, karena  saya baru sempat buka email skrng. Saya akan coba ceritakan pengalaman saya selama di Cirebon.

Jumat, 27 Juni : Siang saya merapat ke jakarta sambil terus memantau perkembangan hilangnya pesawat melalui rekan AU yg di Bogor dan intel untuk kemudian diinfokan ke pihak keluarga Febi karena mereka hanya mendapat info dari TV . Sore hari nya runtuhan pesawat ditemukan dan  diperkirakan seluruh crew nya  tidak ada yang selamat. Namun dalam hati kecil saya, tetap berharap kalo Febi bisa survive.

Sabtu, 28 Juni  : Evakuasi sudah mulai namun kesulitan karena lokasi yang sangat sulit. Saya putuskan untuk segera ke cirebon agar bisa menjadi penghubung ke keluarga Febi secara langsung. Sore hari saya sampai di rumah Febi di jalan Kusnan gg indra no:19, kondisi saat itu suasananya benar-benar menyedihkan. Seluruh kerabat Febi hanya bisa terdiam di depan TV terus memantau perkembangan di lapangan. Sementara Ibunya tidak henti2nya menangis.

Minggu, 29 Juni : Evakuasi masih berlangsung namun helipad darurat yang sudah dibangun tidak layak untuk mendarat sehingga perlu waktu sekitar 5-6 jam ke Lapangan terdekat. Pagi saya ke rumah mertua Febi di jalan perjuangan dimana istri dan anaknya menanti di situ. Saat itu saya benar2 tidak tega melihat aishel karena belum sempat mendapatkan kasih sayang ayahnya tapi sudah ditinggal pergi secepat ini. Malamnya seluruh anggota keluarga bergerak ke Gegesik untuk menanti kedatangan jenazah Febi. Pukul 12.00 jenazah Febi tiba di rumah duka milik kakeknya yang letaknya hanya 50 meter dari pemakaman.

Senin, 30 Juni : pukul 7.30 upacara pemakaman dimulai dengan inspektur upacara komandan lanud Sukani cirebon. pukul 8.30 jenazah dimakamkan. Sorenya saya kembali ke Bandung.

Sampai saat ini saya masih belum bisa mempercayai kepergian Febi yang begitu cepat. masa depannya masih sangat panjang.kita sudah sama2 di TN, NDA dan sama2  mengabdi di AURI sekarang. Saya dan Febi suka saling curhat namun kami hanya menyimpannya dalam hati dan tetap semangat dalam pekerjaan. Sekarang dia sudah pergi untuk selamanya.

Yang sudah pergi biarlah pergi semoga mati syahid dan diterima disisiNya. Amin.

Testimonial istri rekan Lettu Alradix, Tyas Utami (yang juga adik kelas TN angkatan 8 ) =

“Selamat jalan Abang, Smoga mendapat tempat terbaik di sisiNYA, dan keluarga yang ditinggalkan diberikah ketabahan. Sedikit berbagi saat sy menghadiri pemakaman Bang Febi:

Istri bang Febi, teh nita, sangat tabah dan tegar…., Sementara, Aishel putranya yang berusia 2 bulan (bukan putri) juga tenang saat ayahandanya dimakamkan. Nenek Aishel bilang: Bang Febi punya harapan kelak Aishel juga kan jadi penerbang…”

Dan pembaca, berikut kami sampaikan testimonial dari keluarga almarhum, yang di posting dari komentar pada artikel dibawah ini=

https://tarnus6.wordpress.com/2008/06/29/prosesi-pemakaman-jenazah-lettu-febi-fitrian/

Kami keluarga dari Alm Lettu (pnb) Febi Fitrian mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian, doa dan dukungan yang telah diberikan, terutama teman2 abang dari Tarnus angkatan 6 dan rekan letting PK nya abang. Semoga abang selalu di kenang di hati kita.. Mohon doa nya selalu bwt abang dan keluarga yang ditinggalkan. Amien.. Terima kasih.

Beta Andri, kepada keluarga Febi:

Pertalian emosi kami dengan Febi mungkin sudah lebih dari saudara. Kami belajar bersama, tumbuh bersama, menghadapi tantangan bersama, menata asa bersama. Sekarang, kami dan keluarga Febi pun sama-sama kehilangan. Segala bentuk perhatian, doa dan dukungan yang keluarga Febi terima dari kami, sebenarnya adalah bentuk duka kami juga.”

Pembaca, dengan testimonial dari keluarga alm. Lettu (pnb) Febi Fitrian ini, maka berakhir pula penulisan artikel tentang prosesi pemakaman jenazah alm. Kami seluruh kru admin yang bertugas, saya andie wicaksono, dan seluruh jajaran keluarga besar SMA Taruna Nusantara angkatan 6 mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan dukungan seluruh rekan-rekan baik langsung maupun tak langsung sehingga kami dapat menghasilkan artikel dan informasi yang akurat, tajam, dan tercepat. Admin special thanks to Alradix, Beta, Agoeng, Manyu, Bang Komang TN 1, Gamma TN 8 dan Didik TN 12 atas seluruh bantuannya. Kami tarnus6 mohon pamit, memberikan karya terbaik, bagi masyarakat, bangsa, negara, dan dunia!.

(foto dan isi berita pada artikel ini secara keseluruhan adalah milik lettu Alradix Djansena, dan menjadi bagian yang disampaikan kepada tarnus6. Reproduksi maupun penulisan ulang artikel ini terkecuali untuk kepentingan keluarga almarhum, dimohon untuk menyebutkan sumber berita serta meninggalkan komentar dibawah)

6 Responses to Penuturan Lettu Alradix dan Testimonial keluarga alm. Febi Fitrian

  1. Miftakhul Ahsan mengatakan:

    My Deepest Condolescene…..

    Farewell Aviator….Fly High…through the Clouds…Safely to Heaven…

    Yours Faithfully

    Another Aviator..(with tears).

  2. ^^ Pilot qatar airways juga sudah post komentar, Terima kasih atas dukungannya Capt! Sukses dan take a good care there, ok brother!

  3. aRuL mengatakan:

    Turut berduka cita

  4. aglc mengatakan:

    Turut berduka Cita
    JUST INFO….

  5. Ping-balik: turut berduka cita « kursus intensif bahasa jepang

  6. trezza mengatakan:

    Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya
    , saya tidak sengaja menemukan tulisan ini,mungkin ucapan duka saya sudah sangat terlambat.:(
    saya mengingat siaran TV yang menayangkan berita dan kabar duka tersebut. Sangat mengharukan manakala melihat begitu solidnya rekan2 almarhum.Saling mendukung dan saling mendoakan.

    Saya mendoakan almarhum diterima disisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

    Sempat saya memandang minus terhadap SMU Taruna Nusantara. Karena dalam pandangan saya SMu Taruna Nusantara tidak beda dengan IPDN dan sejenisnya . Ternyata hari ini pandangan itu hilang sudah.

    Saya mohon maaf atas penilaian saya yang salah selama ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: